Wednesday, July 27, 2011

SI KEPALA BESAR

Aku sendiri di kegelapan
Berbekal Gen untuk tumbuh
Dengan gagah, berani menyelami tanah
Berjuang untuk hidup

Mengharap datangnya Sang Mentari
Yang tersenyum manis untuk ku

Walaupun ku sendiri
Kotiledon ku masih juga di tanah
Tak pernah ada rasa khawatir
Untuk mendapatkan nutrisi

Hari demi hari ku jalani
Aku berkembang menjadi tumbuhan kecil
Yang mulai sempurna
Dengan Plumula yang tampak di permukaaan
Ku rasakan perbedaan dalam diri ku

Hari terasa lebih berwarna
Hujan panas mempengaruhi ku
Di kala panas menerpa
Tubuh ini seakan kekeringan

Namun, semua itu terhapuskan
Oleh adanya hujan yang membasuh tubuh ku
Kondisi lembab mendukung aktivitas
Pemanjangan sel-sel ku

Penantian panjang dalam hidup ku tiba
Aku mulai tumbuh besar
Satu per satu Testa ku terkelupas
Daun sejati ku mulai melebar

Radikula ku tumbuh memanjang ke bawah
Semua bagian yang kuperlukan
Untuk hidup telah sempurna
Aku juga mempunyai mahkota yang indah
Untuk menghasilkan biji

Dengan lantang ku katakan
Akulah “ Si KECAMBAH “ :d :@ :( :)


By : Nurul Ristiana,
Kelas : XII-ipa-6

17 comments:

  1. puisi tersebut sudah bagus dan mudah di pahami dengan bahasa yang dapat dimengeri,

    ReplyDelete
  2. puisi "si kepala besar" memang bagus dan mudah di mengerti.

    ReplyDelete
  3. asoeyyyy.............

    ReplyDelete
  4. ea judul na pas dgn gambaran kecambah wkkwkwkwkwkkk

    ReplyDelete
  5. bagus,5 jempol.

    Ryan is-3

    ReplyDelete
  6. semakin menarik dengan tidak menyebutkan nama bagian-bagian kecambah dengan nama yang ilmiah
    .
    firaa

    ReplyDelete
  7. semakin mudah dipahami dengan bahasa yang sederhana

    ayuu

    ReplyDelete
  8. nice puisinya

    wisnu

    ReplyDelete
  9. tetap semangat dengan "SI KEPALA BESAR"

    ReplyDelete
  10. baguuuus baguuuuuuus

    jumali

    ReplyDelete
  11. Puisi ini mudah di mengerti karena bahasanya mudah di pahami
    fajar ridho

    ReplyDelete
  12. PUISI ini sangat amazinggg

    ossie

    ReplyDelete
  13. bagian-baian kecambah yang di sebutkan di puisi sudah urut.


    dita-

    ReplyDelete
  14. nggak nyangka kalau ternyata "si kepala besar" ini adalah kecambah bagusss :)
    -teteh-

    ReplyDelete
  15. sudah ada nilai edukasi biologinya

    ryun

    ReplyDelete
  16. bagus, banyak kamu nong

    ReplyDelete