Friday, July 29, 2011

SEL TUMBUHAN CERMIN KEMANDIRIAN DAN KEIKHLASAN BERAMAL


Anak-anakku sayang... mungkin kalian bertanya-tanya dalam hati, apa ya hubungan antara sel tumbuhan dengan kemandirian dan keikhalasan beramal?.
Ayo kita simak baik-baik artikel di bawah ini.
Kita tahu bahwa tumbuhan berkedudukan sebagai produsen dalam ekosistem, tidak perduli di darat ataupun di air. Sebagai produsen tumbuhan memiliki tugas mulia yaitu memenuhi kebutuhan semua makhluk hidup di dunia ini. Untuk tugas mulia ini Tuhan menganugrahkan klorofil pada tumbuhan, sehingga ia dapat memproduksi menyusun zat organik yang dibutuhkan oleh hewan dan manusia melalui proses fotosintesis.

Tumbuhan memiliki daya hidup yang sangat tinggi... sel tumbuhan memiliki daya regenerasi yang sangat tinggi. Cobalah pangkas dahan dan rantingnya, maka ia akan tumbuh kembali, bercabang-cabang dan semakin rindang. Cobalah kalian tancapkan dahan dan ranting yang telah kalian pangkas, maka ia akan tumbuh menjadi tumbuhan baru setelah membentuk kembali akar, batang, dan daunnya.

Tumbuhan tidak bergantung pada makhluk hidup yang lain. Syarat hidupnya sangat sederhana, seberkas cahaya remang-remang pun dapat membuatnya hidup dan berkembang. Dalam keadaan basah dia akan tumbuh dengan cepat dan sempurna, namun dalam kondisi kekeringan dia akan bersikap bijaksana, dengan menggugurkan daun untuk mencegah transpirasi melalui stomata.

Tumbuhan tumbuh dengan caranya sendiri, dia bisa tumbuh tegak lurus menantang langit, miring, merambat, atau melintang. Dia tumbuh di atas tanah, di gurun pasir, di pantai, di air bahkan di atas bebatuan cadas. Tumbuhan tumbuh karena tugas yang diembannya... tugas yang sangat mulia yaitu memenuhi kebutuhan hewan dan manusia akan makanan dan udara yang bersih.

Dia menyediakan diri untuk membuat bahan-bahan yang sebenarnya tidak ia butuhkan, melalui proses metabolisme sekunder. Yaitu dengan mensintesis berbagai zat untuk mengobati dan menyembuhkan berbagai macam penyakit. Coba kalian sebutkan zat-zat yang diproduksi oleh tumbuhan yang berkhasiat obat.... banyak sekali bukan?...

Tumbuhan adalah cermin dari perilaku luhur, bahwa makhluk hidup diciptakan Tuhan untuk Beribadah dan hanya menyembah padaNYa. Makhluk hidup diciptakan untuk melakukan kebaikan bagi orang lain. Sebaik-baik manusia adalah ia yang paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain. Dan ternyata dengan memberikan banyak manfaat bagi orang lain, jiwa kita akan menjadi lebih bahagia.

Kemandirian hidup yang dicontohkan tumbuhan, kemampuannya bertahan dan beradaptasi saat lingkungan kurang memberi dukungan, adalah pelajaran buat kita untuk menjadi manusia yang lebih kuat dan ulet. Manusia memiliki beribu kelebihan akal yang memungkinkannya untuk tetap hidup dan bertahan, berjuang menuju kesuksesan, mengejar impian dan cita-cita yang diidamkan.
Tumbuhan mengajarkan pada kita tentang keikhlasan berkorban, bekerja, beramal tanpa mengharapkan imbalan. Hendaknya kita dapat hidup dengan falsafah seperti tumbuhan yang hidup hanya untuk memberi manfaat, atau mati dengan meninggalkan nama yang akan dikenang dalam kalbu setiap orang yang kita cintai.
Semoga setiap hari yang diberikan Tuhan pada kita, membuat kita menjadi pribadi yang semakin baik.
Salam sayang selalu.....

4 comments:

  1. iya xii ipa 5 gada yang namanya satrio wahyu bu..

    ReplyDelete
  2. itu nama samaran saya bu

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  4. ojo nganggo nama samaran dong... mengko tak nilai endog godog... piye... gelem ra...

    ReplyDelete